Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Thursday, September 15, 2016

Adakah Termometer di Rumah Anda?

Salah satu yang harus dimiliki orang tua di rumah adalah termometer. Ini bekal awal ketika anak sedang demam untuk menentukan langkah selanjutnya.

Demam tidak selalu harus minum obat penurun panas, karena demam juga memiliki manfaat untuk melawan infeksi. Obat hanya diberikan jika anak tampak rewel dan tidak nyaman.

Bagaimana jika demam terjadi hanya di kepala saja, di badan normal? Ayo gunakan termometer, bukan tangan meter. Disebut demam jika suhu > 37,5 derajat celsius. Suhu tubuh yang agak demam (< 37,2) belum tentu tanda sakit.

Penting juga untuk melihat klinis anak, selain dari suhu tubuh. Meskipun demam, anak yang masih tampak aktif, lari-larian, yang seperti ini tidak tampak (sangat) sakit. Sebaliknya meskipun demamnya tidak tinggi, anak yang tampak lemas, sangat sakit, harus lebih dicurigai dan segera dibawa periksa ke dokter.


Ketika anak demam, ini yang perlu orang tua lakukan :
  • Berikan air minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Demam bisa menbuat anak kehilangan cairan lebih cepat dari biasanya.
  • Gunakan pakaian yang longgar, ringan dan nyaman. Jangan gunakan pakaian yang terlalu tebal karena sulit melepaskan panas tubuh.
  • Obat penurun panas boleh diberikan jika anak tampak rewel dan tidak nyaman. Perhatikan dosisnya sesuai berat badan.
  • Anak di bawah usia 3 bulan wajib diperiksa dulu oleh dokter untuk mengetahui adakah sebab khusus dari demamnya.
  • Suhu ruangan dibuat sesuai, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
  • Mandi dengan air hangat dibolehkan, bisa menurunkan demam sementara.
  • Perhatikan gejala yang menyertai apakah ada muntah, diare, sesak nafas, jika ada, periksakan ke dokter.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Adakah Termometer di Rumah Anda?

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment