Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengurangi Kadar Kalium Pada Buah Dan Sayuran

Inilah cara mengurangi kadar kalium pada sayuran dan buah sebagai diet pasien penyakit ginjal kronis.

Kalium adalah mineral yang mengontrol fungsi saraf dan otot. Salah satu otot yang sangat penting yaitu otot jantung dapat berdetak kencang pada irama normal karena kalium. Selain itu, kalium juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dan tingkat pH. Ginjal yang sehat membantu menjaga kalium pada tingkat normal. Kadar kalium yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa berbahaya.

Kalium tinggi dalam darah disebut hiperkalemia. Hal ini dapat terjadi pada orang dengan stadium lanjut penyakit ginjal kronis (CKD).

Beberapa efek kalium tinggi (hiperkalemia) adalah:
  1. mual
  2. kelemahan
  3. mati rasa atau kesemutan
  4. nadi yang lambat
  5. denyut jantung tidak teratur
  6. gagal jantung
  7. kematian mendadak

Makanan dengan kalium tinggi

Bagaimana cara memasak sayuran yang mengandung kalium?
  1. Potong, iris atau parut sayuran sehingga permukaan yang terbilas air dapat lebih banyak
  2. Rebus sayuran dengan suhu yang tinggi, karena semakin tinggi suhu yang digunakan semakin rendah kalium yang bisa dikeluarkan sayuran tersebut (namun tentunya sayuran makin layu).
  3. Gunakan volume air yang banyak untuk merendam.
  4. Untuk perebusan sendiri dilakukan 2 kali untuk memaksimalkan pengeluaran kalium dari sayur, jadi setelah proses 1 kita lanjut dengan proses perebusan. Rebus hingga air mendidih, buang air tersebut dan dinginkan sayurnya, setelah itu rebus lagi untuk terakhir kalinya. Memang konsekwensinya sayuran rasanya jadi lebih layu untuk dimakan.

Sumber
http://www.kidney.org/atoz/content/potassium.cfm
http://www.davita.com/kidney-disease/diet-and-nutrition/diet-basics/lowering-potassium-in-potatoes/e/5323

Posting Komentar untuk "Mengurangi Kadar Kalium Pada Buah Dan Sayuran"

close