Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Wednesday, March 4, 2015

Berurusan Dengan Rumah Sakit

Berurusan dengan Rumah Sakit tidaklah menyenangkan. Minum obat setiap hari, menatap perawat menusuk tubuhmu, tidur dan berbaring di bed rumah sakit, semua itu tidaklah menyenangkan, tidak membahagiakan, dan tidak melegakan.

Sejujurnya kami lelah hidup bergantung dengan obat dan kami bosan bersanding dengan penyakit yang tak kunjung sembuh. Tapi jika kalian pikir kami menyerah, itu salah besar!

Kami tak akan menyerah dan putus asa. Kami akan terus bertahan sampai Sang Khalik memanggil kami seraya berkata 'Perjuanganmu telah usai...'.


Hari ini adalah hari yang sibuk dan melelahkan, hanya untuk memeriksakan gula darah puasa di RSCM, saya membutuhkan waktu seharian, berangkat jam 06:30 dan kembali ke rumah jam 18:30, hampir seperti orang pergi kerja. Namun kali ini permasalahannya bukan karena antrian BPJS yang gila, tapi karena jalur transportasi Ciledug - Salemba yang selalu tak pernah lengang, ditambah ada proyek pembangunan jalan layang ciledug - blok m - tendean.

Selepas beristirahat sejenak di rumah, ada sebuah kiriman status facebook dari rekan seperjuangan yang menjadi pelipur lara di tengah keterbatasan. Saya tertarik untuk membagikannya di sini. Berikut isi kiriman tersebut dengan sedikit perbaikan penulisan (EYD).
Kebanyakan dari kita mungkin enggan untuk sering berurusan dengan Rumah Sakit..

Sebagian dari kita mungkin menganggap Rumah Sakit hanya sebagai rumah singgah untuk menjenguk mereka yang tengah terbaring sakit..

Atau kita merasa jenuh saat kunjungan ke paramedis harus menjadi rutinitas kita sendiri yang tengah diuji dengan penyakit..

Jenuh saat obat-obatan, infus, jarum suntik dan aroma khas Rumah Sakit harus menjadi bagian hidup kita..

Jika saja kita mau melihat kembali, merenungi, menghayati, dan menikmati..

Disanalah mereka yang Allah uji dengan segala penyakit, sedang memaksimalkan ikhtiar..

Walau terkadang mereka sadar tak semua dapat teratasi secara cepat sesuai keinginan hati..

Hanya berbekal keinginan dan harapan untuk menjadi lebih baik, meski harus bersabar tanpa batas..

Karena segala ikhtiar, hanya Allah penentu akhirnya..

Disanalah, diantara beragam rasa dari sakit yang mendera, terselip hikmah untuk kita ambil..

*DisitulahKitaHarusBersyukur
*MasihDiBeriKesempatanUtkSeringBermainDiRS
Salam Perjuangan!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Berurusan Dengan Rumah Sakit

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

1 comments: