Cara Pindah Dari BPJS Mandiri ke KIS PBI Yang Iurannya Gratis Dibayar Pemerintah


Segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau yang lebih dikenal dengan segmen peserta BPJS Mandiri adalah segmen kepesertaan JKN yang diperuntukkan untuk masyarakat umum yang berpenghasilan dari sektor pekerjaan informal. Peserta BPJS mandiri diwajibkan membayar iuran bulanan yang besar kecilnya disesuaikan dengan kelas BPJS yang diambil. Peserta BPJS mandiri terdiri dari peserta kelas 1, kelas 2 dan kelas 3.

Sementara peserta BPJS PBI atau lebih dikenal dengan KIS PBI adalah segmen kepesertaan JKN yang diperuntukan untuk warga miskin dan kurang mampu sesuai dengan data DTKS kemensos. Peserta KIS PBI iuran bulanannya gratis, karena iurannya dibayar oleh pemerintah. Berdasarkan sumber anggarannya, peserta PBI dibagi menjadi peserta PBI (APBD) dan PBI (APBN). Peserta PBI memiliki hak ruang rawat inap kelas 3.

Peserta BPJS PBI dulu dikenal sebagai peserta pemegang kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) karena ada program pembagian kartu KIS untuk peserta BPJS PBI sementara peserta non-PBI masih menggunakan kartu berlogo BPJS Kesehatan, namun sekarang semua peserta BPJS baik itu peserta PBI maupun non-PBI semuanya memperoleh kartu KIS saat mendaftar BPJS sebagai tanda kepesertaan.

Peserta asuransi kesehatan BPJS mempunyai kesempatan untuk pindah segmen kepesertaan ke segmen lain. Misalnya dari PPU ke mandiri, atau dari mandiri ke PBI dan sebaliknya. Pada artikel ini akan dibahas bagaimana syarat dan prosedur untuk merubah data kepesertaan dari BPJS Mandiri menjadi KIS PBI.

Salah satu alasan kenapa banyak peserta mandiri yang ingin pindah menjadi KIS PBI adalah karena kondisi ekonomi. Mungkin pada awalnya mereka merasa mampu, namun karena perubahan kodisi ekonomi, pada akhirnya mereka merasa sangat terbebani dengan pembayaran iuran BPJS yang harus dibayarkan setiap bulan, sehingga tunggakan terus membengkak.

Karena alasan tersebut itulah, banyak peserta BPJS mandiri yang memutuskan untuk pindah menjadi peserta BPJS PBI yang gratis karena iuran bulanannya dibayarkan oleh pemerintah.

Baca Juga: Cara Hitung Denda Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL)

Syarat dan prosedur pindah dari BPJS Mandiri ke KIS PBI


Perlu anda ketahui, peserta BPJS PBI atau KIS PBI pada umumnya merupakan peserta BPJS yang ditentukan berdasarkan data DTKS Kemensos atau atas hasil usulan dari dinas sosial ke kemensos untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu untuk tetap bisa mengikuti program jaminan kesehatan nasional yang dikelola BPJS Kesehatan.

Jika sebelumnya anda terdaftar sebagai peserta BPJS Mandiri dan ingin beralih menjadi peserta KIS PBI karena kondisi ekonomi yang tidak lagi memungkinkan untuk membayar iuran bulanan, maka anda dapat berkoordinasi dengan Dinas Sosial di wilayah anda.

Dengan membawa persyaratan :
  1. Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP Seluruh Anggota Keluarga
  2. Surat Keterangan tidak Mampu dari Kelurahan/Kecamatan
  3. Surat Pengantar Puskesmas
  4. Fotokopi Kartu BPJS Kesehatan sebelumnya

Di dinas sosial biasanya anda akan diberikan formulir isian mengenai kriteria kemiskinan, kemudian anda harus melengkapi semua syarat yang terdapat dalam formulir dari Dinsos. Pengajuan perubahan kepesertaan ke BPJS PBI membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan di acc atau tidak tergantung kuota dan rezeki anda.

Untuk anda yang memiliki tunggakan, anda harus melunasi tunggakan terlebih dahulu untuk dapat pindah menjadi peserta KIS PBI. Jika nunggak lebih dari 2 tahun, maka tunggakan maksimal yang dihitung adalah 24 bulan. Jika anda keberatan dengan melunasi tunggakan sekaligus, untuk saat ini ada program REHAB dari BPJS untuk bayar tunggakan secara dicicil.

Umumnya perubahan kepesertaan dari Mandiri ke PBI tidak akan langsung diproses harus menunggu dulu data anda masuk ke data rekonsiliasi dinas sosial yang disahkan oleh kemensos setiap 6 bulan sekali.

Jika data anda sudah masuk ke dalam data rekonsiliasi maka anda otomatis akan diajukan untuk menjadi peserta PBI yang iurannya gratis.

Baca Juga: Selisih Biaya Naik Kelas VIP BPJS, Benarkah Bayar 75%?

Belum punya BPJS, tapi termasuk warga miskin


Sementara untuk anda yang kebetulan belum menjadi peserta asuransi kesehatan BPJS dan masuk ke dalam kriteria warga miskin dan kurang mampu, anda bisa menjadi peserta PBI dengan cara mengajukan diri atau melapor ke Dinas sosial setempat untuk di data agar diikutsertakan pada data rekonsiliasi peserta BPJS PBI.

Sesuai dengan apa yang pernah diuraikan sebelumnya mengenai syarat dan prosedur untuk menjadi peserta KIS PBI adalah seabagai berikut:
  • KK dan KTP seluruh anggota Keluarga.
  • Surat Keterangan tidak Mampu pengantar dari RT, RW Kelurahan kemudian ke menuju kecamatan untuk dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
  • Surat pengantar dari puskesmas untuk daftar sebagai peserta BPJS PBI.
Sedangkan prosedur langkah-langkah membuat kartu KIS PBI
  • Siapkan fotokopi KK dan KTP minimal 2 rangkap
  • Minta surat pertanyaan tidak mampu dari RT dan RW dan kelurahan setempat.
  • Membaut SKTM ke Kecamatan dengan membawa surat pernyataan dari kelurahan.
  • Pergi ke dinas sosial, dengan membawa berkas di atas, dari dinas sosial pendaftaran BPJS anda akan diurus sampai anda mendapatkan kartu BPJS PBI atau kartu KIS.

Semoga informasi mengenai cara merubah kepesertaan pindah dari BPJS mandiri ke KIS PBI di atas bisa memberikan informasi tambahan untuk anda. Untuk melihat info kesehatan lainnya, silahkan kunjungi blog Pasien Sehat dari browser anda.

0 Comments

Posting Komentar