Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Saturday, March 21, 2015

Begini Cara Konsultasi Ke Dokter

Jika hendak berkonsultasi dengan dokter, apa saja yang perlu disiapkan pasien dan bagaimana tata caranya? Jadilah pasien cerdas.

Saat periksa ke dokter, pasien berhak mendapatkan informasi sejelas mungkin tentang kesehatannya. Namun seringkali, dokter tidak punya banyak waktu karena memang banyak ada pasien yang antre menunggu giliran periksa.

Sebenarnya, tidak ada pedoman baku yang mengatur berapa lama waktu yang disediakan dokter untuk tiap pasiennya. Makin banyak pasien yang ditangani, makin sedikit pula waktu yang tersedia. Kesempatan pasien untuk bertanya dan berdiskusi pun semakin terbatas.

Namun, jika konsultasi terlalu singkat, hak pasien bisa menjadi korban. Untuk berkonsultasi dan berdiskusi, minimal butuh waktu 15 menit, tapi kembali lagi tergantung dengan penyakit dan keluhan yang diderita, kalau pasien ternyata cuma mengeluhkan gatal-gatal karena alergi dan tidak ada lagi yang dikeluhkan, biasanya tidak butuh waktu lama.

Agar waktu yang terbatas bisa dimanfaatkan dengan baik, berikut ini ada beberapa pedoman bagi pasien, mengenai cara berkonsultasi dengan dokter yang bisa kita diterapkan:

1. Siapkan daftar pertanyaan

Sebaiknya waktu ke dokter, kita sebagai pasien cerdas telah menyiapkan pertanyaan-pertanyaan.

Sebab adanya daftar pertanyaan yang disiapkan bisa membantu menjaga alur diskusi. Pertanyaan tidak melebar ke mana-mana, dan tidak ada pertanyaan yang terlupakan. Tinggal ditandai saja tiap kali ada pertanyaan yang sudah terjawab.

2. Utamakan informasi tentang penyakit kita

Diagnosis penyakit penting untuk diketahui oleh pasien, dan kadang-kadang tidak tersampaikan oleh dokter. Bisa jadi karena penjelasannya terlalu teknis, sedangkan waktu sangat terbatas. Padahal informasi ini dibutuhkan saat pasien ingin mencari tahu sendiri informasi lebih lanjut tentang penyakitnya.

Terkait dengan penyakit, perlu juga ditanyakan pantangan-pantangan dan anjuran. Begitu juga keharusan untuk kontrol, berapa lama harus kembali dan juga apakah ada kemungkinan-kemungkinan kekambuhan. Jangan lupa, jenis dan fungsi obat yang diberikan serta aturan pakainya harus ditanyakan.

3. Berceritalah dengan lengkap dan jujur

Dalam pemeriksaan awal atau anamnesa, dokter akan menanyakan keluhan dan riwayat penyakit kita. Sebaiknya kita sebagai pasien menceritakannya dengan ringkas, lengkap dan jujur untuk memudahkan pemeriksaan. Kalau pemeriksaan berjalan cepat, waktu untuk berdiskusi jadi lebih longgar bukan?

4. Hargai waktu

Bagaimanapun, dokter juga harus melayani antrean pasien lain yang sedang menunggu giliran diperiksa. Di antara mereka mungkin ada yang kondisinya lebih parah, sedang menahan sakit dan ingin sesegera mungkin pulang ke rumah untuk beristirahat.

Tidak ada pedoman baku tentang waktu berdiskusi dengan dokter saat periksa, namun banyak kalangan menyebut 10-15 menit sudah cukup. Bisa juga sampai 20 menit atau lebih jika memang tidak sedang ada antrean panjang, tapi pastikan untuk saling menghargai waktu.


* Gambar: Sahabat Negeriku
* Referensi: Detik Health

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Begini Cara Konsultasi Ke Dokter

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

6 comments:

  1. o jadi mesti pakai aturan itu yamas agar waktunya tidak terbuang percuma

    ReplyDelete
  2. jadi lebih efektif dan bermanfaat kalo kedokter, lagian sudah bayar mahal kan sayang kalo nggak detil konsultasinya, makasih mas

    ReplyDelete
  3. ane belum pernah sob konsultasi ke dokter, boleh juga tips nya buat bekal ane kalau mau ke dokter :)

    ReplyDelete
  4. iya....ada dokter yg super diem, kalau gak ditanya gak jawab...padahal hak pasien untuk mendapatkan informasi tentang penyakitnya dengan gamblang...

    ReplyDelete
  5. kalo di saya ada juga yang dokter kalo di tanya nih ngejawabnya kurang bersahabat. bikin males nanya. bikin males balik lagi.

    ReplyDelete