Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Tuesday, September 6, 2016

Apa Itu Golongan Darah?

Manusia memiliki berbagai jenis darah, yang dikenal sebagai golongan darah.

Ada dua sistem utama yang digunakan untuk mengklasifikasikan golongan darah, yaitu:
  • sistem golongan darah ABO
  • sistem Rhesus (Rh)

Bagaimana cara menentukan golongan darah?

Golongan darah Anda ditentukan oleh gen yang Anda warisi dari orang tua Anda. Oleh karenanya, golongan darah tergantung pada zat dalam darah Anda:
  • antigen - protein yang ditemukan pada permukaan sel-sel darah merah yang menjadi penyebab antibodi terproduksi
  • antibodi - memerangi infeksi protein yang ditemukan dalam plasma (bagian darah yang cair) yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan menyerang antigen secara spesifik jika antigen ditemukan dalam tubuh Anda

Sistem ABO

Di dalam sistem ini, darah Anda digolongkan menjadi empat golongan darah:

A - Anda memiliki antigen A pada sel darah merah dan antibodi anti-B (antibodi yang menyerang antigen B)

B - Anda memiliki antigen B dan antibodi anti-A

AB - Anda memiliki antigen A dan B dan tidak memiliki antibodi anti-A atau anti-B

O - Anda tidak memiliki antigen, tetapi memiliki kedua antibodi anti-A dan anti-B

Golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia.


Sistem Rh

Sel darah merah juga dapat memiliki antigen lain yang disebut faktor rhesus (faktor Rh).

Darah Anda dapat digolongkan menjadi:
  • RhD positif (juga disebut rhesus positif) - antigen hadir
  • RhD negatif (juga disebut rhesus negatif) - antigen tidak hadir

Rhesus positif adalah yang paling umum dijumpai di dunia.

Golongan darah Anda

Golongan darah Anda ditentukan oleh golongan ABO dan golongan RhD Anda. Misalnya, jika darah Anda bergolongan O dan RhD positif, maka golongan darah Anda adalah O positif.

Mengapa golongan darah penting?

Tenaga kesehatan akan memeriksa golongan darah seseorang jika membutuhkan transfusi darah, di mana darah diambil dari seseorang dan diberikan kepada orang lain.

Beberapa golongan darah tidak bisa bercampur dengan yang lain. Misalnya, jika darah Anda bergolongan A, Anda tidak dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah B, karena antibodi anti-B dalam darah Anda akan menyerang antigen B dalam darah yang disumbangkan. Hal ini dapat berakibat fatal.


Inilah sebabnya mengapa golongan darah harus diperiksa ketika orang mendonorkan darah.

Sumber: NHS

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Apa Itu Golongan Darah?

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment