Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berapa Denda Pelayanan Rawat Inap RITL Operasi Caesar BPJS Kelas 3?

"Anda memasuki masa denda pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut (RITL)"

Untuk mengetahui berapa besaran denda BPJS ketika telat bayar iuran atau denda pelayanan RITL (Rawat Inap Tingkat Lanjut) untuk operasi caesar BPJS kelas 3, anda perlu mengetahui diagnosa awal dan besaran tarif INA CBG's atau tarif sesuai diagnosa yang dibayarkan BPJS Kesehatan ke pihak rumah sakit.

Tarif INA CBG's yang sekarang berlaku diatur dalam PMK No. 69 Tahun 2016, sampai sekarang tahun 2022 tarif INA CBG's belum mengalami perubahan, kemungkinan pada saat penerapan kelas standar baru akan ada penyesuaian tarif INA CBG's tersebut.

Denda Pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjut adalah denda BPJS yang berlaku setelah pelunasan iuran yang tertunggak. Setelah tunggakan iuran dilunasi, kartu BPJS langsung aktif dan dapat dipergunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Untuk pelayanan rawat jalan tidak ada denda, tapi jika dalam 45 hari setelah kartu aktif kembali, peserta mendapatkan pelayanan rawat inap atau harus dirawat inap di rumah sakit, peserta harus membayar denda terlebih dahulu agar dapat dilayani menggunakan tanggungan BPJS.

Sebelumnya perlu kita ketahui, JKN dari BPJS Kesehatan berwujud asuransi kesehatan rawat jalan cashless atau asuransi kesehatan rawat inap terbaik namun memiliki prinsip gotong royong dan nirlaba. Hasil pengelolaan dana jaminan sosial dipergunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan sebesar-besarnya untuk kepentingan peserta.

Baca Juga: Cek Tarif Yang Dibayar BPJS Sesuai Diagnosa Penyakit (INA CBG's)

Tarif INA CBG's terbagi dalam 5 regional, RSU Rujukan dan RS khusus, Regional tersebut adalah Regional 1, 2, 3, 4, 5, RSU Rujukan Nasional dan RSK Rujukan Nasional.
  • Regional I (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur).
  • Regional II (Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Bali, NTB).
  • Regional III (Aceh, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan).
  • Regional IV (Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah).
  • Regional V (Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat).
Tarif INA CBG's terbagi dalam tipe kelas rumah sakit: A, B, C, D.
Tarif INA CBG's terbagi dalam tipe kelas perawatan di rumah sakit: kelas 1, 2 dan 3.
Tarif INA CBG's terbagi dalam 3 level severity penyakit (tingkat keparahan): level 1, 2 dan 3 (berat, sedang, ringan).

Berapa Denda Rawat Inap Untuk Operasi Pembedahan Caesar BPJS Kelas 3?


Sesuai penjelasan di atas, karena terlalu banyak pembagian tarif INA CBG, maka di sini hanya akan dibahas contoh perhitungan denda pelayanan RITL di RS Kelas A Regional 1, yaitu untuk wilayah pulau jawa yang terdiri dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur, karena tarif di regional lain kurang lebih perbedaannya tidak terlalu banyak. Dan untuk tarif kelas RS di bawah Kelas A tentunya akan lebih murah.

Besaran Denda RITL BPJS untuk operasi caesar BPJS Kelas 3 memiliki rumus: 5% x tarif diagnosa awal x jumlah bulan tertunggak. Maksimal jumlah bulan yang dihitung adalah 12 bulan dan maksimal besaran denda adalah Rp 30 juta.

Berikut ini adalah contoh perhitungan denda rawat inap untuk operasi caesar BPJS kelas 3. Besaran denda RITL berbeda-beda tergantung berat ringannya diagnosa, kelas rumah sakit dan regional rumah sakit.

Diagnosa: Operasi Pembedahan Caesar Berat
Tarif kode INA CBG: O-6-10-III (RS Kelas A Regional 1) = Rp 8.288.235

Berikut adalah hitungan denda RITL untuk operasi pembedahan caesar berat BPJS kelas 3:

Denda Rawat Inap nunggak 1 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 1 bulan = Rp 414.411
Denda Rawat Inap nunggak 2 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 2 bulan = Rp 828.823
Denda Rawat Inap nunggak 3 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 3 bulan = Rp 1.243.235
Denda Rawat Inap nunggak 4 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 4 bulan = Rp 1.657.647
Denda Rawat Inap nunggak 5 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 5 bulan = Rp 2.072.058
Denda Rawat Inap nunggak 6 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 6 bulan = Rp 2.486.470
Denda Rawat Inap nunggak 7 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 7 bulan = Rp 2.900.882
Denda Rawat Inap nunggak 8 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 8 bulan = Rp  3.315.294
Denda Rawat Inap nunggak 9 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 9 bulan = Rp 3.729.705
Denda Rawat Inap nunggak 10 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 10 bulan = Rp 4.144.117
Denda Rawat Inap nunggak 11 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 11 bulan = Rp 4.558.529
Denda Rawat Inap nunggak 12 Bulan = 5% x Rp 8.288.235 x 12 bulan = Rp 4.972.941

Itulah perhitungan denda rawat inap untuk operasi pembedahan caesar berat BPJS kelas 3 di RS kelas A regional 1.

Diagnosa: Operasi Pembedahan Caesar Sedang
Tarif kode INA CBG: O-6-10-II (RS Kelas A Regional 1) = Rp 6.052.369

Berikut adalah hitungan denda RITL untuk operasi pembedahan caesar sedang BPJS kelas 3:

Denda Rawat Inap tunggakan 1 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 1 bulan = Rp 302.618
Denda Rawat Inap tunggakan 2 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 2 bulan = Rp 605.236
Denda Rawat Inap tunggakan 3 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 3 bulan = Rp 907.855
Denda Rawat Inap tunggakan 4 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 4 bulan = Rp 1.210.473
Denda Rawat Inap tunggakan 5 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 5 bulan = Rp 1.513.092
Denda Rawat Inap tunggakan 6 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 6 bulan = Rp 1.815.710
Denda Rawat Inap tunggakan 7 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 7 bulan = Rp 2.118.329
Denda Rawat Inap tunggakan 8 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 8 bulan = Rp 2.420.947
Denda Rawat Inap tunggakan 9 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 9 bulan = Rp 2.723.566
Denda Rawat Inap tunggakan 10 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 10 bulan = Rp 3.026.184
Denda Rawat Inap tunggakan 11 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 11 bulan = Rp 3.328.802
Denda Rawat Inap tunggakan 12 Bulan = 5% x Rp 6.052.369 x 12 bulan = Rp 3.631.421

Itulah perhitungan denda rawat inap untuk operasi pembedahan caesar sedang BPJS kelas 3 di RS kelas A regional 1.

Diagnosa: Operasi Pembedahan Caesar Ringan
Tarif kode INA CBG: O-6-10-I (RS Kelas A Regional 1) = Rp 5.484.728

Berikut adalah hitungan denda RITL untuk operasi pembedahan caesar ringan BPJS kelas 3:

Denda Rawat Inap nunggak 1 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 1 bulan = Rp 274.236
Denda Rawat Inap nunggak 2 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 2 bulan = Rp 548.472
Denda Rawat Inap nunggak 3 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 3 bulan = Rp 822.709
Denda Rawat Inap nunggak 4 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 4 bulan = Rp 1.096.945
Denda Rawat Inap nunggak 5 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 5 bulan = Rp 1.371.182
Denda Rawat Inap nunggak 6 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 6 bulan = Rp 1.645.418
Denda Rawat Inap nunggak 7 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 7 bulan = Rp 1.919.654
Denda Rawat Inap nunggak 8 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 8 bulan = Rp 2.193.891
Denda Rawat Inap nunggak 9 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 9 bulan = Rp 2.468.127
Denda Rawat Inap nunggak 10 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 10 bulan = Rp 2.742.364
Denda Rawat Inap nunggak 11 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 11 bulan = Rp 3.016.600
Denda Rawat Inap nunggak 12 Bulan = 5% x Rp 5.484.728 x 12 bulan = Rp 3.290.836

Itulah perhitungan denda rawat inap untuk operasi pembedahan caesar ringan BPJS kelas 3 di RS kelas A regional 1.

Baca Juga:

Posting Komentar untuk "Berapa Denda Pelayanan Rawat Inap RITL Operasi Caesar BPJS Kelas 3?"

close