Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Monday, August 31, 2015

Penyebab Nyeri Bahu Yang Paling Umum

Ada beberapa penyebab nyeri bahu yang paling umum, termasuk radang tendon (tendinitis), bahu kaku (frozen shoulders), dan manset rotator robek (rotator cuff tears).

Bahu Beku Atau Kaku Bahu (Frozen Shoulder)

Gejala Bahu Membeku:
  • Rasa nyeri ketika bahu digerakkan
  • Gerakan yang terbatas
  • Kekakuan karena penurunan jangkauan gerakan
Penyebab Bahu Beku
  • Terjadi ketika penggunaan sendi diminimalkan atau dihentikan sama sekali.
  • Dapat terjadi setelah cedera, stroke, atau berhubungan dengan penyakit kronis.
  • Terjadi paling banyak pada kelompok usia 40-70 tahun dan lebih banyak pada wanita.

Radang Tendon (Tendinitis)

Gejala Radang Otot Tendon
  • Nyeri atau sensitivitas pada bagian depan bahu.
  • Nyeri menjalar ke lengan dan semakin memburuk dengan aktivitas di atas kepala (seperti angkat besi atau lempar bola).
  • Suara atau sensasi gertakan pada sendi bahu
Penyebab Radang Tendon
  • Gerakan berulang atau penggunaan otot bisep tendon yang berlebihan, terutama saat penggunaan di atas kepala.
  • Olahraga seperti renang, tenis dan baseball.
  • Keausan dari aktivitas pekerjaan atau tugas sehari-hari.

Manset Rotator Robek (Rotator Cuff Tears)

Gejala Manset Rotator Robek

  • Nyeri yang hanpir konstan, bahkan di malam hari -terutama ketika berbaring dengan bahu.
  • Kelemahan saat mengangkat dan merotasi lengan.
  • Ketidaknyamanan saat mengangkat dan menurunkan lengan

Penyebab Manset Rotator Robek
  • Akut
    • Jatuh dengan tangan terentang
    • Mengangkat beban berat dengan gerakan menyentak
  • Kronis
    • Stress berulang yang menyebabkan robek karena berlebihan.

Penyebab nyeri bahu yang paling umum

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Penyebab Nyeri Bahu Yang Paling Umum

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

1 comments:

  1. Saya jadi ingat cerita penejemah sepuh yang mengeluhkan nyeri pada bagian bahunya. Ternyata salah satu penyebabnya adalah seringnya tangan bolak-balik dari keyboard ke mouse, terlebih lagi pada saat kegiatan terjemahan.

    ReplyDelete