Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Sunday, September 6, 2015

Uremia Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis

Uremia adalah keadaan menumpuknya sampah/limbah berupa urea nitrogen dalam darah yang disebabkan gagal ginjal. Urea nitrogen yang tinggi dalam darah adalah racun bagi tubuh kita. Hal ini terjadi bila fungsi ginjal tidak dapat membuang urea keluar dari tubuh sehingga urea menumpuk dalam darah.

Cara mengatasinya ya dengan diet ketat atau dengan hemodialisis yang lebih sering/bersih sehingga produk-produk sampah tersebut dapat dikeluarkan dari dalam darah secepat mungkin.

Tanda dan Gejala Uremia

  1. Kepala - sakit kepala, kelelahan, dan berpikir kabur dapat disebabkan oleh uremia.
  2. Mulut - makanan mungkin rasa logam buruk atau seperti, menyebabkan hilangnya nafsu makan.
  3. Paru-paru - sesak napas dapat disebabkan oleh penumpukan cairan di paru-paru atau anemia.
  4. Perut - kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah dapat terjadi jika uremia sangat parah.
  5. Kandung kemih - kurang (atau tidak) urin dapat diproduksi. Beberapa orang masih membuat urin, tetapi sebagian besar cairan - limbah tidak dihapus.
  6. Tangan dan kaki - pembengkakan dapat disebabkan oleh penumpukan cairan.
  7. Kulit - penumpukan limbah uremik dapat menyebabkan gatal parah.
  8. Pembuluh darah - tekanan darah tinggi dapat terjadi, karena ginjal gagal tidak lagi menjaga tekanan darah pada tingkat normal.
Sumber : http://www.ultracare-dialysis.com/KidneyDisease/EndStageRenalDisease.aspx

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Uremia Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment