Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Monday, August 29, 2016

Mengenal Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan)

Anxiety disorder atau gangguan kecemasan adalah suatu kondisi kesehatan jiwa yang sering terjadi dan didasarkan pada ketakukan ekstrim. Kabar baiknya, kondisi ini dapat ditangani dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup.

Apa saja yang dapat dipengaruhi oleh gangguan kecemasan atau anxiety disorder ini?

1. Tubuh
Dapat menyebabkan: nyeri dada, palpitasi jantung atau jantung berdebar, sesak napas, pusing, ketidaknyamanan perut, mual, keletihan, gemetaran, ketegangan otot, sakit kepala, kesemutan pada tangan dan kaki, atau masalah tidur.

2. Pikiran
Dapat menyebabkan: kekhawatiran yang berlebihan terhadap kehidupan sehari-hari, takut akan kematian, mengulang-ulang pikiran yang tak diinginkan, mimpi buruk atau kilas balik, sifat lekas marah, kesulitan fokus, mematirasakan emosi, berlebihan dalam mengantisipasi sesuatu meskipun tidak seharusnya.

3. Kebiasaan
Dapat menyebabkan: ritual yang nampak tidak mungkin dikendalikan, menjadi mudah terkejut, penghindaran terhadap orang-orang, terpaku pada tempat atau hal-hal, pembatasan pada pengalaman hidup, tidak bisa duduk diam, mudah menghilangkan tempramen seseorang, atau menjadi tajam dengan lainnya.

Apa saja gejala anxiety disorder?

Beberapa jenis yang paling umum dari gangguan kecemasan atau anxiety disorder diantaranya:
  • Panic Disorder (gangguan panik)
  • Obsessive-Compulsive Disorder (gangguan obsesif kompulsif)
  • Post-Traumatic Stress Disorder (gangguan stress pascatrauma)
  • Phobias (fobia)
  • General Anxiety Disorder (gangguan kecemasan umum)
  • Social Anxiety Disorder (gangguan kecemasan sosial)
Anxiety disorder adalah kondisi medis kesehatan jiwa, orang yang memiliki anxiety bukanlah:
  • hanya stress
  • memiliki rasa dari antisipasi sebelum peristiwa besar
  • dalih untuk mendapatkan perhatian
  • gugup dengan alasan bagus
  • rasa takut akan situasi berbahaya
  • menjadi pemalu
  • pilihan
  • tanda kelemahan
  • cacat karakter

Orang-orang dengan anxiety disorder sering berkata bahwa rasanya seperti:
  • menjadi sangat takut dan anda menjadi lumpuh,
  • anda tidak bisa bernapas, udara ada di sekitar anda, tapi anda tidak bisa menjangkaunya,
  • jantung anda menggebuk-gebuk dada anda,
  • pikiran anda berpacu dan anda memiliki banyak sekali pikiran di satu waktu dan sangat sulit untuk memiliki satu pikiran utuh,
  • selalu khawatir akan masa depan dan kemungkinan mengecewakan orang lain,
  • skenario terburuk adalah yang paling mungkin terjadi,
  • pikiran dan tubuh anda dalam siaga tinggi untuk alasan yang tidak jelas,
  • menjadi tidak nyaman, anda berharap merangkak keluar dari kulit tubuh anda,
  • merasa tidak cukup baik dan selalu menyalahkan diri sendiri,
  • semuanya terjadi dalam satu waktu,
  • kekhawatiran dan rasa takut yang konstan,
  • tidak pernah bisa bersantai secara benar,
  • menjadi repuls dan takut akan tubuh sendiri dan kemungkinan terserang penyakit,
  • menjadi khawatir secara konstan terhadap setiap bunyi, penglihatan, penciuman, rasa, dan tekstur,
  • perjuangan konstan untuk mengelola apa yang tidak mungkin anda dapatkan,
  • menjadi takut terhadap apa yang akan terjadi besok,
  • ingin melarikan diri tetapi tidak bisa,
  • intimidasi, rasa meluap-luap, dan kelelahan,
  • berpura-pura anda baik-baik saja tetapi sebenarnya anda tidak bisa bernapas dan tidak bisa berpikir jernih,
  • menjadi tak berdaya terhadap pikiran sendiri.
Beberapa tips untuk menanggulangi anxiety disorder:
  • Hubungi seseorang yang anda percaya. Beri tahu mereka bahwa anda memiliki gangguan kecemasan dan anda membutuhkan dukungan mereka. Anda bisa meminta mereka untuk tetap berada dalam telepon sampai anda melalui gejala anda, atau memintanya datang untuk menemani anda dan membantu menaruh pikiran anda menjadi mudah.
  • Lakukan aktifitas fisik. Lakukan berjalan cepat, naik dan menuruni tangga, atau meloncat-loncat. Berikan tubuh anda sebuah jalan untuk secara fisik menggunakan beberapa kelebihan energi.
  • Alihkan perhatian Anda. Coba buku mewarnai, menggambar, merenda, atau merajut. Aktifitas berulang dapat memberikan efek penenang seperti meditasi.
  • Pergi ke suatu tempat yang aman dan tenang, dan tantang diri anda untuk menerima serangan anxiety. Banyak orang menemukan bahwa menantang diri sendiri secara langsung untuk menerima serangan anxiety benar-benar memiliki efek positif.
  • Bernapas dalam-dalam. Salah satu teknik populer adalah pernapasan perut: berbaring terlentang dan bernapas melalui hidung, lihat perut anda mengembang saat anda menghirup udara. Tahan napas anda beberapa detik kemudian keluarkan napas dalam-dalam melalui mulut, lihat perut anda mengempis saat mengeluarkan napas. Ulangi sampai anda merasa diri anda lebih rileks. 
  • Menulis. Menuangkan banyaknya pikiran dalam otak anda ke dalam tulisan bisa membantu. Hal ini bisa membuat daftar agenda untuk mengorganisir pikiran anda jika pikiran anda berpacu dan sulit fokus, atau menulis jurnal untuk mengekspresikan apa yang mengganggu anda.
  • Fokus pada hal-hal yang dapat anda kontrol dan ambil tindakan. Pilih pakaian anda untuk seminggu, rencanakan makanan untuk beberapa hari, organisir meja kerja anda--mengurus hal-hal kecil dapat memberdayakan anda untuk bertanggung jawab saat datang hal-hal besar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Mengenal Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan)

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment