Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Sunday, November 30, 2014

Fakta Singkat Myasthenia Gravis

Myasthenia Gravis adalah penyakit kelainan system imun, dimana system imun justru berbalik menyerang persambungan antara saraf dan otot saat penderitanya beraktivitas. Hal ini menyebabkan kelumpuhan otot seketika namun demikian saat beristirahat otot akan kembali pulih.

Yang penting untuk diketahui adalah Myasthenia Gravis bukanlah penyakit turunan dan tidak menular. Secara medis, penyebab Myasthenia Gravis pun tidak diketahui secara pasti.

Berikut ini adalah sekumpulan fakta mengenai Myasthenia Gravis berdasarkan pengalaman saya dan rekan-rekan MGers lainnya.

Myasthenia Gravis Double

1. Pada kebanyakan kasus, gejala awal Myasthenia Gravis adalah pandangan double (diplopia).
Ini seperti pengalaman saya, gejala yang paling awal adalah pandangan double kemudian semakin hari seluruh tubuh makin lemah.

2. Myasthenia Gravis pada umumnya menyerang wanita muda di bawah 40 tahun dan pria lansia di atas 60 tahun, tapi bisa terjadi di usia berapa saja.
Setelah berkenalan dengan banyak MGers ternyata pasien Myasthenia Gravis di Indonesia lebih banyak yang wanita.

3. Mestinon umumnya digunakan untuk terapi myasthenia gravis, namun jika diletakkan di tempat yang lembab, mestinon bisa hancur dan hilang warnanya.
Jangan buang pengering di dalam botol dan jangan simpan obat kamu di kamar mandi.

4. Myasthenia Gravis menyerang semua otot pasien yang digunakan untuk bergerak.
Dan semakin digerakkan akan semakin melemah. Oleh karenanya orang-orang dengan Myasthenia Gravis punya kemampuan otot yang lemah.

5. Myasthenia Gravis bukan masalah "semuanya ada di pikiran kamu". Masalahnya ada di neuromuscular junctions (titik persambungan antara saraf dan otot).
Saya percaya semangat memang bisa membantu mengurangi gejala, tapi gejala itu masih tetap ada.

6. Gejala Myasthenia Gravis bisa dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya: sakit, kelelahan, cuaca, hormon, stress dan faktor lainnya yang bisa menyebabkan krisis myasthenia.
Oleh karenanya gejala Myasthenia Gravis bisa berubah-ubah / turun-naik tiap jamnya atau tiap harinya.

7. Pasien dengan Myasthenia Gravis punya risiko tinggi untuk terkena penyakit auto-imun lain seperti: Lupus, Tyroid diseases, Diabetes Type 1, Rheumatoid Arthritis, Multiple Sclerosis, dan lain-lain.
Ada sebagian pasien yang terkena komplikasi penyakit auto-imun lain, dan itu bukan mustahil.

8. Musim panas/ kemarau bisa jadi lebih berat buat orang dengan Myasthenia Gravis.
Suhu udara yang panas bisa mempengaruhi kelemahan otot dan kesulitan bernafas.

9. Dokter di Indonesia akan meminta pasien Myasthenia Gravis berhitung dalam sekali tarikan napas.
Jika dalam satu kali tarikan napas anda dapat berhitung hingga di atas angka 20, Selamat! itu artinya anda sehat dengan Myasthenia Gravis. Di bawah 20 artinya anda harus dirawat inap di rumah sakit. Dan di bawah 10 artinya anda sedang mengalami krisis (Myasthenic Crisis) dan harus masuk ruang ICU.

10. Berbagi pengalaman dengan yang lain bisa mendongkrak semangat kamu dan menjaga hubungan sesama MGers.
Trust me! It works!

Sucipto Kuncoro –

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Fakta Singkat Myasthenia Gravis

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment