Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Tuesday, September 1, 2015

Hyperparathyroid, Pembunuh Sunyi Pasien Hemodialisis

Selama ini kita selalu fokus pada kalium yang sebenarnya sangat mudah dihilangkan hanya dengan meningkatkan aliran darah ke dialiser (Qb). Berikut saya jelaskan mengenai Hyperparathyroid, yang bisa dianggap "pembunuh sunyi" pasien hemodialisis di atas 4 tahun.

PTH - ParaThyroid Hormone

PTH adalah singkatan hormon paratiroid. Jika Anda berada di dialisis, Anda akan mengenalinya sebagai salah satu tes darah Anda. Hormon ini dibuat oleh kelenjar paratiroid Anda. Kelenjar kecil yang terletak di belakang kelenjar tiroid di leher.

Tujuan utama dari kelenjar paratiroid adalah untuk menjaga kalsium dan fosfor dalam darah pada tingkat yang biasa konstan. Jika, misalnya, kalsium darah menjadi rendah, kelenjar paratiroid akan merespon dengan mengeluarkan lebih PTH. Ini PTH tambahan maka akan menarik kalsium dari tulang, memperbaiki tingkat darah rendah. Ini memberi dan menerima respon bekerja dengan baik sampai gagal ginjal mulai pendudukan.

Ilustrasi kelenjar paratiroid

Apa yang terjadi pada PTH ketika ginjal gagal?

Ada beberapa alasan mengapa peningkatan PTH berkaitan dengan gagal ginjal. Sebagai tingkat fosfor darah meningkat, begitu juga tingkat PTH. Kedua, ginjal sakit tidak dapat mengaktifkan vitamin D. Tanpa vitamin D diaktifkan, kalsium tidak dapat diserap dari usus ke dalam darah Anda. Ketika kadar kalsium darah turun, para parathyroids merespon dengan memproduksi lebih banyak PTH. Hiperparatiroidisme (pembesaran kelenjar) sering berkembang. Kemudian, bahkan lebih banyak PTH diproduksi

Apa saja tanda dan gejala hiperparatiroidisme (pembesaran thyroid, parathyroids terlalu aktif)?

  • Kadar PTH menjadi tinggi
  • Tulang melemah. Hal ini dapat menyebabkan nyeri tulang dan patah tulang.
  • Pengapuran jaringan dan organ dapat terjadi di seluruh tubuh. Paru-paru, jantung, pembuluh darah, sendi dan kulit mungkin akan terpengaruh (sangat fatal) --> hal ini sering saya jumpai di pasien Indonesia, namun banyak dokter/perawat tidak mengetahuinya

Bagaimana masalah ini bisa dihindari?

Menjaga fosfor Anda di bawah 5,5 adalah salah satu cara utama untuk mengurangi masalah. Kedua diet dan pengikat fosfat dapat membantu.

Pengobatan dengan vitamin D dapat diberikan. Zemplar ®, Hectorol ®, dan calcitriol (sangat langka dan mahal di Indonesia) adalah obat-obat yang sering digunakan. Sebuah obat yang disebut Sensipar ® juga tersedia. Ia bekerja langsung pada paratiroid untuk mengurangi produksi PTH.

Mulailah fokus makan makanan rendah fosfat. Kesalahan yang saya rasa, pasien di Indonesia lebih takut kalium, yang menurut saya sih boleh saja, tapi dengan diet kalium maka Anda akan makan makanan-makanan berkadar fosfat tinggi, yang justru memperparah keadaan Anda nantinya.

Sumber
1. http://www.davita.com/kidney-disease/dialysis/the-basics/overview-of-pth/e/5072
2. Personal opinion (Iv An Aw)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Hyperparathyroid, Pembunuh Sunyi Pasien Hemodialisis

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment