Apa Itu Virtual Account BPJS Kesehatan

Sering kali masyarakat masih bingung dengan adanya istilah asing yaitu Virtual Account yang digunakan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan, yang sering juga disebut VA. Virtual account BPJS Kesehatan adalah nomor akun Anda yang digunakan untuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan Anda entah memakai ATM, bayar di minimarket, internet banking, atau melalui e-commerce atau situs belanja online.

Nomor virtual akun ini setiap pendaftar berbeda-beda, namun satu keluarga hanya memiliki 1 nomor VA. Nomor VA selalu digunakan setiap bulannya untuk membayar iuran BPJS Kesehatan.

Bagaimana jika ingin mengetahui virtual account? Untuk mengecek nomor virtual account, Anda bisa mengeceknya melalui aplikasi Mobile JKN dengan mengunduhnya di playstore atau appstore, jika sudah mendaftar dan berhasil login, pilih menu info virtual account, BPJS akan menayangkan nomor virtual account Anda.

Atau, bisa juga dengan melihat nomor kartu KIS BPJS peserta. Untuk mengecek nomor VA, bisa dengan menambahkan kode bank di depan 11 digit terakhir nomor kartu KIS BPJS peserta.

Misal untuk pengguna Bank BRI, BNI, BTN dan BCA: Masukkan kode 88888 + 11 digit terakhir nomor kepesertaan

Untuk pengguna Bank Mandiri: Masukkan kode 89888 + 11 digit terakhir nomor kepesertaan.

Contohnya: Apabila nomor kepesertaan = 0002644891135

Maka nomor VA nya = 8888802644891135 atau 8988802644891135

Contoh Virtual Account BPJS Kesehatan 2022

Saat ini semua peserta baru asuransi kesehatan BPJS Kesehatan mandiri diwajibkan melakukan pembayaran secara autodebet. Sementara, untuk peserta lama, juga mulai diarahkan untuk menggunakan sistem autodebet tersebut. Hal ini untuk memudahkan pembayaran iuran dan menghindari kartu menjadi tidak aktif.

Besaran iuran asuransi kesehatan BPJS Kesehatan sejak Januari 2021 adalah sebagai berikut:
  • Kelas 3: Rp 35.000 per orang per bulan untuk manfaat hak kamar rawat inap kelas 3
  • Kelas 2: Rp 100.000 per orang per bulan untuk manfaat hak kamar rawat inap kelas 2
  • Kelas 1: Rp 150.000 per orang per bulan untuk manfaat hak kamar rawat inap kelas 1

Dengan adanya perubahan iuran ini, pemerintah berharap desifit pada BPJS Kesehatan bisa berkurang. Dan peserta berharap pelayanan dan penjaminan JKN akan semakin membaik.

0 Comments

Posting Komentar