Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Thursday, January 1, 2015

Perbedaan Eye Floaters, Glaukoma, Katarak, Degenerasi Makula Dan Retinopati Diabetik

Pernah dengar istilah eye floaters? Apa itu glaukoma dan perbedaannya dengan katarak? Atau apa itu degenerasi makula dan gejala retinopati diabetik?

Semua istilah di atas pastinya berhubungan dengan mata, mata adalah organ yang sangat penting dalam aktifitas sehari-hari, jika mata anda sakit pasti semua kegiatan yang telah anda rencanakan akan terganggu. Karenanya, periksakanlah kesehatan mata secara berkala ke dokter mata atau sesuai anjuran dokter anda.

Dari istilah yang saya sebutkan tadi, manakah yang berisiko paling berisiko mengembangkan kebutaan? Simak penjelasannya berikut ini.

Eye Floaters

Hampir setiap orang mempunyai bintik hitam kecil atau garis yang selalu mengikuti gerakan bola mata, bintik-bintik ini dikenal sebagai eye floaters atau dalam dunia medis disebut myodesopsia. Eye floaters adalah gumpalan yang mengambang di dalam cairan vitreous dalam bola mata. Saat dalam kondisi terang atau di bawah sinar matahari biasanya eye floaters akan mudah terlihat.

gambar medis eye floaters

Normalnya kondisi ini tidak berbahaya dan tidak perlu dikuatirkan, namun jika jumlahnya banyak bisa mengganggu pandangan dan menurunkan kulitas hidup.

penglihatan eye floaters

sumber: aboutfloaters.com

Glaukoma

Glaukoma adalah kerusakan progresif pada saraf mata, yang jika tidak diobati penyakit ini akan mengakibatkan hilangnya penglihatan. Kerusakan pada sara-saraf mata paling sering disebabkan oleh tekanan cairan dalam bola mata yang terlalu tinggi.

gambar medis glaukoma

Glaukoma seringkali tidak memiliki gejala, biasanya orang yang memiliki glaukoma tidak menyadarinya sampai tahap yang paling serius yaitu kehilangan penglihatan ireversibel. Oleh karena itu, orang yang berisiko glaukoma disarankan untuk diskrining untuk mengetahui kondisinya, sehingga pengobatan yang tepat dapat dimulai sebelum kehilangan penglihatan ireversibel telah terjadi.

penglihatan glaukoma

Ada 3 faktor risiko glaukoma yang penting untuk diketahui, diantaranya adalah:
  • Riwayat keluarga glaukoma (jika usia> 40 tahun)
  • Usia> 60 tahun (bahkan tanpa adanya riwayat keluarga glaukoma)
  • Kornea yang tipis (ada perangkat khusus untuk mengukurnya)
Faktor risiko lainnya adalah tekanan darah tinggi atau rendah yang abnormal, diabetes dan rabun dekat (miopia).

sumber: higginseyesurgeon.com

Katarak

Katarak adalah kabut di dalam lensa mata. Katarak disebabkan oleh gangguan nutrisi ke lensa mata, akibat kurangnya pasokan oksigen. Katarak kadangkala disebabkan oleh cedera, radiasi, penyakit lain atau paparan bahan kimia beracun.

gambar medis katarak

Orang dengan katarak biasanya memiliki penglihatan yang kabur, silau dan tidak nyaman pada kondisi terang. Perkembangan katarak pada setiap orang berbeda dan gejalanya tidak sama. Dalam beberapa kasus, orang yang terkena katarak bisa melihat dengan baik di rumah, namun penglihatannya akan kabur di bawah matahari atau di malam hari. Katarak dapat menyebabkan kebutaan, tetapi hal ini dapat dicegah dengan diagnosis dini sehingga dapat segera diobati.

penglihatan katarak

sumber: www.rsb.org.au

Macular Degeneration

Macular Degeneration atau sering disebut Age-related Macular Degeneration (AMD) adalah penyakit degenerasi makula yang umumnya berhubungan dengan penuaan, meskipun ada jenis yang tidak umum dari degenerasi makula.

Gambar degenerasi makula

Penyakit ini menyerang orang-orang di atas usia 60, yang menyebabkan hilangnya sel-sel makula pada retina mata secara bertahap. Gejala degenerasi makula adalah hilangnya penglihatan sentral (bagian tengah) yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan sehari-hari seperti mengemudi atau membaca, dan mengurangi kemampuan untuk melihat detail visual yang kecil.

penglihatan degenerasi makula

sumber: guidedogsofthedesert.org

Diabetic Retinopathy

Diabetic retinopathy (retinopati diabetik) adalah penyakit matanya orang dengan diabetes dan salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa di bawah usia 65. Hal ini disebabkan oleh perubahan dalam pembuluh darah retina.

gambar medis retinopati diabetik

Gejala retinopati diabetik meliputi: bintik-bintik seperti eye floaters, penglihatan kabur, penglihatan terhalang lapisan hitam, rabun pada malam hari dan kehilangan penglihatan secara tiba-tiba.

Pada beberapa orang dengan retinopati diabetik, pembuluh darah bisa bengkak dan pecah. Pada orang dengan retinopati diabetik lainnya, akan tumbuh pembuluh darah baru yang abnormal di permukaan retina.

Pada awalnya mungkin tidak menyebabkan perubahan pada penglihatan. Namun seiring waktu, retinopati diabetik bisa memburuk dan menyebabkan kehilangan penglihatan. Retinopati diabetik biasanya mempengaruhi kedua mata. Orang dengan diabetes disarankan melakukan pemeriksaan mata tahunan untuk mengurangi risiko terkena retinopati diabetik.

penglihatan retinopati diabetik

sumber: krishnavision.com

Demikian perbedaan dari eye floaters, glaukoma, katarak, degenerasi makula dan retinopati diabetik yang dilengkapi dengan gambar agar lebih mudah untuk dipahami. Semoga kita menjadi semakin peduli dengan kesehatan mata kita, jika anda berkenan silahkan baca juga cara sederhana untuk mencegah kebutaan.

*Rekomendasi: Fakta dan Mitos Tentang InFLUenza

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbedaan Eye Floaters, Glaukoma, Katarak, Degenerasi Makula Dan Retinopati Diabetik

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

11 comments:

  1. Cuma bisa bersyukur kalau mata saya sampai saat ini sehat wal afiat.

    ReplyDelete
  2. alhamdulillah mata saya juga tidak mempunyai penyakit apapun ... :)

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah masih sehat penglihatanku :-)

    ReplyDelete
  4. Baru denger nih, Bang.. Serem ya :(

    ReplyDelete
  5. mengerikan sekali nengoknya mas... semoga mata kita semua tidak kena... amiiiiinn

    ReplyDelete
  6. saya juga alhamdllah sampai saat ini walapun tiap hari tak bsa lepas dari depan monitor mata saya masih normal ang hehehe , ,

    ReplyDelete
  7. ya setidaknya aku juga bersyukur masih mampu melihat, bias pokus mataku kabur dampak dari penyakit miopia, kumannya hampir saja menjadi Blepharitis hehe.. jauh dengan gejala diatas.. trims ya share nya..

    ReplyDelete
  8. Keren mas, dikasih gambaran bagaimana si penderita saat melihat. Saya baru tau kalau mata katarak itu penglihatannya seperti ituu...
    Alhamdulillah mata saya msh terbilang normal walau udah minus 2 :(

    ReplyDelete
  9. yang paling berbahaya dari semua diatas Galukoma, kalau glaukoma akut kejadiannya sangat mendadak, karena tekanan intra bola mata yang sangat tinggi dan harus segera mendapat pengobatan emergency. menurut ilmu yang saya pelajari nih mas. nice share mas.

    ReplyDelete
  10. alhamdulillah mata saya sehat, semoga bisa terjaga dari penyakit diatas

    rupanya banyak macam penyakit mata, makasih pemahamannya mas

    ReplyDelete
  11. awww serem juga yahhh hiii semoga dijauhkan dari penyakit mata di atas :3

    ReplyDelete