Obrolan Pasien Seputar Kesehatan

Sunday, April 19, 2015

Imunisasi Dasar Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

"Pekan imunisasi dunia diperingati tanggal 24-30 April setiap tahunnya"

Imunisasi wajib diberikan kepada anak sejak dilahirkan sesuai Permenkes No 42 Tahun 2013. Pentingnya imunisasi bayi dan balita untuk mencegah sakit berat, wabah, cacat dan kematian.

Yang sering menjadi pertanyaan oleh peserta adalah, apakah imunisasi dicover oleh BPJS Kesehatan?

Imunisasi tidak dicover. Hanya saja pemerintah memberikan imunisasi dasar untuk balita secara cuma-cuma (gratis) di puskesmas, klinik, atau rumah sakit seperti vaksin hb0, BCG, pentabio, campak dan polio. Selain itu bayar. Tiap puskesmas atau klinik jadwal imunisasinya berbeda, untuk informasinya tanyakan langsung ke petugas puskesmas, biasanya di papan pengumuman sering ada jadwalnya.

Jenis-jenis vaksin imunisasi dasar dalam program imunisasi adalah sebagai berikut:

Umur yang tepat untuk mendapatkan imunisasi adalah sebelum bayi mendapat infeksi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Berilah imunisasi sedini mungkin segera setelah bayi lahir dan usahakan melengkapi imunisasi sebelum bayi berumur satu tahun.

Khusus untuk campak, dimulai segera setelah anak berumur 9 bulan. Pada umur kurang dari 9 bulan, kemungkinan besar pembentukan zat kekebalan tubuh anak dihambat karena masih adanya zat kekebalan yang berasal dari darah ibu. Urutan pemberian jenis imunisasi, berapa kali sudah diberikan serta jumlah dosis yang dipakai juga sudah ditentukan sesuai dengan kebutuhan tubuh bayi. Untuk jenis imunisasi yang harus diberikan lebih dari sekali juga harus diperhatikan rentang waktu antara satu pemberian dengan pemberian berikutnya.

Bagaimana dengan imunisasi untuk dewasa?

Saat ini BPJS Kesehatan hanya menanggung imunisasi dasar saja, artinya jika anda ingin melakukan imunisasi untuk dewasa, seperti HIB (Haemophillus Influnza B) untuk dewasa (biasanya yang akan melakukan umrah / haji ) bukan termasuk imunisasi dasar dan itu tidak dicover BPJS Kesehatan.

Apa sih perbedaan imunisasi dengan vaksin?

Vaksin mengandung kuman mati atau hidup tapi lemah yang dapat menyebabkan penyakit tertentu, seperti tetanus. Ketika kita diberi suntikan vaksin, tubuh kita segera menghasilkan antibodi terhadap antigen atau benda asing. Pada titik ini sebagian besar percaya bahwa mekanisme pertahanan tubuh sudah terasa dan kekebalan akan terjadi dengan mengatakan kenaikan antigen masuk lagi ke dalam tubuh. Tapi, ini tidak terjadi dengan semua vaksin.

Imunisasi berarti membuat seseorang kebal terhadap sesuatu. Vaksinasi, sebaliknya, menurut Kamus Kedokteran Dorland, hanya berarti untuk menyuntikkan “suspensi mikroorganisme dilemahkan atau dibunuh … diberikan untuk pencegahan … atau pengobatan penyakit menular.
Poster imunisasi Kemenkes

Untuk melakukan imunisasi dasar anak sebelum mencapai usia satu tahun, datanglah ke Pos yang melayani imunisasi terdekat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Imunisasi Dasar Yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 comments:

Post a Comment